Pemerintahan

BPDAS Cimanuk Citanduy Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla, Serahkan 8 Alat Pemotong Rumput

×

BPDAS Cimanuk Citanduy Perkuat Sinergi Pencegahan Karhutla, Serahkan 8 Alat Pemotong Rumput

Sebarkan artikel ini
Penyerahan simbolis bantuan alat pemotong rumput dari Kepala BPDAS Cimanuk Citanduy, Umar Nasir, S.Sos., M.Sc., kepada perwakilan petugas kehutanan pada Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di Balai Penyuluhan dan Pengembangan SDM Wilayah IV Kementerian Kehutanan, Kabupaten Majalengka, Selasa (21/7/2026).

MAJALENGKA | REALITAJABAR – Upaya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Jawa Barat terus dilakukan. Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Cimanuk Citanduy turut ambil bagian dalam Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 yang digelar Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat di Balai Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Wilayah IV Kementerian Kehutanan, Kabupaten Majalengka, Selasa (21/7/2026).

Apel siaga yang mengusung tema “Memperkuat Sinergi Lintas Sektor dalam Mewujudkan Hutan dan Lahan Bebas Asap Menuju Jawa Barat Lestari” tersebut dihadiri berbagai unsur pemerintah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, serta sejumlah instansi yang memiliki peran strategis dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan.

Dari pantauan di lokasi, peserta apel tampak mengikuti rangkaian kegiatan dengan penuh kesiapsiagaan. Kegiatan ini menjadi simbol komitmen bersama dalam memperkuat koordinasi dan meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi karhutla yang dapat terjadi pada musim kemarau.

Pada kesempatan tersebut, BPDAS Cimanuk Citanduy juga menunjukkan dukungannya secara nyata dengan menyerahkan delapan unit alat pemotong rumput untuk mendukung upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan. Bantuan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan dalam pembersihan semak dan vegetasi kering yang berpotensi menjadi sumber penyebaran api di kawasan rawan kebakaran.

Kepala BPDAS Cimanuk Citanduy, Umar Nasir, S.Sos., M.Sc, mengatakan keterlibatan BPDAS dalam apel siaga merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan sinergi lintas sektor dalam menjaga kelestarian kawasan hutan dan lahan di Jawa Barat.

“Penanganan kebakaran hutan dan lahan tidak bisa dilakukan oleh satu instansi saja. Dibutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, aparat keamanan hingga masyarakat. Melalui apel siaga ini, kami memperkuat komitmen bersama agar langkah pencegahan dapat dilakukan lebih dini dan lebih efektif,” ujar Umar Nasir.

Ia menambahkan, upaya pencegahan menjadi langkah paling penting dibandingkan penanganan saat kebakaran telah terjadi. Karena itu, edukasi kepada masyarakat, pemantauan kawasan rawan, serta koordinasi antarinstansi harus terus ditingkatkan.

“BPDAS Cimanuk Citanduy akan terus mendukung berbagai program rehabilitasi hutan dan lahan serta pengelolaan daerah aliran sungai yang berkelanjutan sebagai bagian dari upaya menjaga fungsi ekologis kawasan hutan. Melalui sinergi yang semakin kuat, kami berharap risiko kebakaran hutan dan lahan dapat ditekan sehingga kelestarian sumber daya alam tetap terjaga dan memberikan manfaat bagi masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.

Apel Siaga Karhutla Tahun 2026 juga menjadi momentum untuk memastikan seluruh personel, sarana, dan prasarana pendukung penanggulangan kebakaran dalam kondisi siap digunakan apabila terjadi keadaan darurat. Dengan kesiapan tersebut, diharapkan Jawa Barat mampu mewujudkan hutan dan lahan yang bebas asap serta mendukung terciptanya lingkungan yang lestari. (dt/)