BOGOR | REALITAJABAR – Kepala Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Citarum Ciliwung, Heru Permana, didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) serta Manajer Persemaian Rumpin, melaksanakan pembinaan teknis produksi bibit di Persemaian Rumpin, Kabupaten Bogor.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memastikan seluruh tahapan produksi bibit berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kualitas bibit yang dihasilkan tetap terjaga dan siap mendukung berbagai program rehabilitasi hutan dan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Heru Permana bersama jajaran melakukan diskusi dengan pimpinan persemaian dan tim lapangan guna mengevaluasi proses produksi yang sedang berjalan. Pembahasan difokuskan pada penerapan standar operasional produksi, ketersediaan sarana dan prasarana, serta berbagai kendala yang dihadapi petugas di lapangan.
Menurut Heru Permana, komunikasi langsung dengan para pelaksana di lapangan sangat penting untuk memastikan setiap tahapan produksi berlangsung secara optimal. Selain menjaga kualitas bibit, langkah tersebut juga menjadi sarana untuk memperoleh masukan dan mencari solusi terhadap berbagai permasalahan yang muncul selama proses produksi.
“Pembinaan teknis ini dilakukan untuk memastikan standar proses produksi tetap terjaga dan seluruh tahapan produksi berjalan lancar. Selain itu, kami ingin mendengar langsung berbagai kendala yang dihadapi tim di lapangan agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Melalui pembinaan tersebut, BPDAS Citarum Ciliwung berharap kualitas bibit yang dihasilkan Persemaian Rumpin dapat terus ditingkatkan, sehingga mampu mendukung keberhasilan program rehabilitasi daerah aliran sungai serta pemulihan ekosistem secara berkelanjutan.
Kegiatan pembinaan teknis ini juga menjadi bagian dari komitmen BPDAS Citarum Ciliwung dalam menjaga mutu produksi bibit sekaligus memperkuat koordinasi antara pimpinan dan petugas lapangan guna mendukung keberhasilan program penghijauan dan rehabilitasi hutan di berbagai wilayah. (Dd/)













