Pendidikan

Lewat SIPETA, Mahasiswa KKN Unsil Dorong UMKM Olahan Tape di Sukaresik

×

Lewat SIPETA, Mahasiswa KKN Unsil Dorong UMKM Olahan Tape di Sukaresik

Sebarkan artikel ini
(dok/hms)

KAB. TASIKMALAYA | REALITAJABAR – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 94 Desa Sukaresik Universitas Siliwangi (Unsil) secara resmi meluncurkan program pemberdayaan ekonomi bertajuk Inovasi Pemberdayaan Tape (SIPETA) di GOR Desa Sukaresik, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis pekan lalu.

Program SIPETA merupakan inisiatif pengembangan potensi pangan lokal dengan menjadikan tape sebagai bahan dasar produk olahan bernilai ekonomi lebih tinggi, salah satunya melalui inovasi pembuatan bolu tape.

Melalui program ini, mahasiswa KKN Unsil berupaya meningkatkan pendapatan masyarakat, mendorong tumbuhnya ekonomi kreatif berbasis potensi lokal, sekaligus menjaga keberlanjutan budaya dan tradisi Desa Sukaresik yang telah lama dikenal sebagai penghasil tape.

Selain berfokus pada peningkatan nilai tambah produk, SIPETA juga mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber daya lokal dengan pendekatan edukatif dan partisipatif yang melibatkan langsung masyarakat desa.

Dalam pelaksanaannya, SIPETA dilakukan melalui beberapa metode, di antaranya sosialisasi tape sebagai identitas dan produk unggulan UMKM Desa Sukaresik, demonstrasi langsung pembuatan bolu tape sebagai produk inovatif, serta pembagian buku resep yang memuat berbagai varian olahan tape kreatif.

Program SIPETA disusun berdasarkan hasil observasi lapangan dan koordinasi awal dengan Pemerintah Desa Sukaresik. Selama ini, tape sebagai produk unggulan desa masih dipasarkan secara konvensional, sehingga belum memberikan nilai tambah yang maksimal bagi para pelaku UMKM.

Pemerintah Desa Sukaresik menyambut baik pelaksanaan program SIPETA dan menilai kegiatan tersebut selaras dengan potensi desa. Program ini diharapkan dapat membuka wawasan masyarakat, meningkatkan daya saing produk lokal, serta menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat perekonomian desa berbasis potensi unggulan. (UNSIL/rka)