Peristiwa

Ribuan Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi di DPRD Jabar, Sampaikan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

×

Ribuan Mahasiswa Bandung Raya Gelar Aksi di DPRD Jabar, Sampaikan Tujuh Tuntutan kepada Pemerintah

Sebarkan artikel ini
Massa mahasiswa dari 23 kampus se-Bandung Raya bergerak menuju DPRD Jawa Barat untuk menyuarakan aspirasi masyarakat. (farida)

BANDUNG | REALITAJABAR – Sekitar 1.500 mahasiswa dari 23 perguruan tinggi di Bandung Raya kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD Jawa Barat, Selasa. Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyampaikan tujuh tuntutan kepada pemerintah serta menyuarakan sejumlah kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Melalui orasi yang disampaikan secara bergantian, massa aksi menyatakan kekecewaan terhadap sejumlah kebijakan pemerintah. Para mahasiswa menilai perbaikan tata kelola program pemerintah perlu dilakukan secara akuntabel dan melibatkan partisipasi publik.

“Mahasiswa dan masyarakat tidak akan berhenti menyuarakan aspirasi sampai pemerintah memperbaiki tata kelola program secara akuntabel melalui partisipasi publik,” ujar salah seorang orator dalam aksi tersebut.

Sejumlah isu yang disoroti dalam aksi itu di antaranya pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), realisasi anggaran negara, serta kebijakan yang dinilai belum mampu mendorong daya beli masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga menilai pemerintah belum membangun sistem komunikasi yang efektif dengan masyarakat.

Selama aksi berlangsung, aparat kepolisian melakukan pengamanan di sekitar lokasi unjuk rasa. Sejumlah mahasiswa sempat menyampaikan keberatan kepada petugas terkait ketatnya pengamanan yang diterapkan di beberapa ruas jalan menuju lokasi aksi. Namun, komunikasi antara mahasiswa dan aparat berlangsung kondusif tanpa menimbulkan ketegangan.

Menjelang waktu Magrib, ribuan mahasiswa membubarkan diri secara tertib dari kawasan Gedung DPRD Jawa Barat. Seluruh rangkaian aksi berlangsung aman dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.

Massa aksi menyatakan akan kembali menggelar unjuk rasa apabila aspirasi yang mereka sampaikan belum mendapat tanggapan dan tindak lanjut dari pemerintah. (farida)